Turun, Perolehan Devisa Rumah Jadi

0
27

DENPASAR, Pos Bali – Komponen rumah jadi yang diproduksi di Bali ternyata mampu memperoleh atau meraup devisa 1,02 juta dolar AS selama periode Januari-Oktober 2013. Sayangnya, jumlah devisa tersebut mengalami penurunan bila dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 1,45 juta dolar AS atau turun 29,73 persen.

Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali, I Ketut Teneng di Denpasar, Jumat (20/2) kemarin  mengatakan, namun dari segi volume pengiriman mata dagangan tersebut mengalami peningkatan signifikan dari 442 unit selama periode 10 bulan pertama 2012 menjadi 9.330 unit pada periode yang sama 2013.

Rumah khas Bali yang terbuat dari kayu tersebut sangat disenangi masyarakat internasional, karena mencerminkan nilai artistik dan praktis. Sehingga,  pesanan itu tetap datang dari sejumlah negara, meski dari segi nilai menurun.

Hal itu terkait erat dengan krisis ekonomi global yang masih melanda sejumlah negara, yang menampung mata dagangan komponen rumah jadi asal Pulau Dewata. Komponen rumah jadi hanya mampu memberikan andil 0,27 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 398,75 juta dolar AS.

Teneng menambahkan, sejumlah perusahaan yang khusus memproduksi rumah jadi di Bali tetap melakukan aktivitas dan produk itu dipajang di pinggiran sepanjang jalan Ida Bagus Mantra maupun jalur Sanur-Nusa Dua.

Rumah jadi dengan arsitektur tradisional Bali cukup diminati wisatawan mancanegara saat berlibur di Pulau Dewata, beberapa di antaranya ada yang langsung memesan. “Ada turis langsung melakukan transaksi,” tuturnya.

Konsumen yang membeli rumah jadi tersebut tidak perlu repot untuk memasangnya, karena setelah sampai di negara asal mereka, rumah tersebut mudah dirakit kembali. ‘’Usaha komponen rumah jadi mempunyai peluang yang cukup cerah, karena setiap bulan selalu ada pengiriman ke luar negeri,” ujarnya seraya menambahkan, komponen rumah jadi merupakan salah satu dari tujuh jenis hasil industri kecil yang diekspor, di samping tas, tekstil dan produk tekstil , ikan dalam kaleng dan lainnya.tin/ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here